Laskar Pelangi

Keinginan untuk nonton film Laskar Pelangi sudah ada sejak manjelang Lebaran, film ini diputar sejak 25 September 2008, hampir seminggu menjelang lebaran, namun baru ada waktu pada minggu ini, saya ingin mengajak keluarga, juga teman-teman di Malang Joint Campus untuk nonton bareng. Dipilihlah malam minggu, biar anak-anak juga esoknya libur. Meski sudah 3 pekan, ternyata untuk nonton film ini dibioskop harus pesan terlebih dahulu, apabila beli tiket langsung saat jam pertunjukan , maka pastilah dapatnya tiket jam pertunjukan berikutnya.
Kami nonton di Mandala – Malang Plaza, karena Teathre 21 di Matos yg sebenarnya dituju hanya menyisakan tempat duduk pada jam pertunjukan jam 23.00, wah nanti anak2 gak jadi nonton tapi malah tidur…. kan percuma.

Saya kebetulan belum membaca novelnya, meski sebenarnya saya sudah download ebooknya di 4sshare. Takut kecewa.. karena biasanya film yg diangkat dari novel tidak “seindah” cerita aslinya.
Ternyata film ini memang mempesona dan bagus baget, pantaslah meski 3 pekan untuk nonton film ini masih harus antri.

Laskar Pelangi menggambarkan perjuangan 2 orang guru, serta semangatnya 10 orang muridnya, ditengah keterbatasan tempat – fasilitas, jadi mirip dengan kondisi MJC yang serba terbatas. Harapannya, semangat Laskar Pelangi bisa mengobarkan semangat mahasiswa MJC, sehingga muncul banyak semangat Lintang, Ikal, Mahar, atau Syahdan di MJC. Lintang yang jenius, Ikal yang pantang menyerah menggapai cita, Mahar yang suka berkesenian. Syahdan yang menjadi Cisco Expert Network.
Semangat Bu Muslimah semoga juga mengobarkan semangat pada Dosen MJC untuk membimbing mahasiswa MJC.Dan satu nilai dari Pak Harfan sang Kepala Sekolah yang selalu mengobarkan semangat para Laskar Pelangi adalah “hiduplah dengan sebanyak-banyaknya memberi, dan bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya”.

Jalinan cerita, gambar-gambar yang disajikan, musik dan lagunya sungguh mempesona, bisa mengaduk-aduk perasaan: haru, lucu, sedih, gembira, romantis, patah hati. Pesannya betul-betul tersampaikan, juga semangat yang ada dalam pesan film ini.

laskar pelangi

laskar pelangi

Suasana SD dan masa-masa tahun 79, juga sepertinya bagi saya pas untuk kembali mengingat memori masa kecil. Kebetulan saat tahun 79 saya SD kelas 6, mirip Laskar Pelangi yg waktu itu juga kelas 5/6. Jadi memang terasa semua kisah film ini tidak mengada-ada. Saya bisa merasakan bahwa keadaan seperti itu benar-benar bisa terjadi: suasana sekolah, persahabatan, romantisme cinta monyet, perjuangan meraih pendidikan…., betul-betul pas.

Saya bersyukur, nonton filmnya dulu baru baca novelnya, sehingga saya tidak terperangkap pada cerita asli di novel, dan saya bisa menikmati film yang memang mempunyai cerita berbeda dengan utuh.. tidak ada pertanyaan kok gak gini, kok gak gitu dst…

Tapi saya mengakui, novelnya jauh lebih bagus, masih buanyak nilai-nilai serta pesan dari novel yg belum bisa divisualisasikan dalam film LP. Sehingga, bagi yang sudah nonton film LP tapi belum baca novelnya…. saya sarankan baca novelnya, kalau ngggak rugi!!!
Atau bisa baca dulu ebooknya, yang bisa didownload di sini >>>, namun saya pastikan.. setelah baca ebooknya.. pasti ingin memiliki novel asli Andrea Hirata, silahkan buktikan!!!

3 Comments

Filed under dibuang sayang

3 responses to “Laskar Pelangi

  1. rury

    Jadi pengen nonton filmnya… kebetulan karena ada baby jadi blum sempat nonton dengan suami, boleh juga dicoba.
    ngomong2 tentang cinta monyet jaman SD thn 70an pak Wahyunya cinta monyet/pertamanya saat SD ya pak????, pasti masih culun banget ya pak dan tentu aja masih malu2 meong…

  2. lilies

    Cinta monyet ni ye. Berarti saiki cinta Gorila

  3. wahyupur

    @ ruri : saya salut dengan naluri wanita, bisa nebak ya

    @ lilies : yg merasa jadi Gorilla🙂

    makasih sudah comment di blog saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s