Monthly Archives: October 2010

Dimana kaki melangkah di situ reuni terjadi

Itulah tulisan Adhi teman kuliah TP86 di wall facebook saya, melihat kemanapun saya pergi/tugas luar kota maka selalu menyempatkan silaturahmi dengan teman lama: teman sma, teman kuliah, teman kost, teman kerja di tempat kerja lama… dia bilang “Dimana kaki melangkah di situ reuni terjadi”
Ya bagi saya silaturahmi dengan teman lama sangat mengasyikan.. Capek tugas luar kota bisa hilang jika ketemu teman lama… Gak perlu cari tukang pijat… Hehehe
Seperti awal bulan ini, seminggu tugas di jakarta, alhamdulillah bisa roadshow reuni dengan teman SMA Gombong yg di Jakarta, teman kuliah TP 86 UGM, teman kost waktu di jogja, teman kerja saat saya pertama kerja di jakarta. Semuanya dalam waktu berderet…
Kok bisa ya, seorang teman berkomentar? Yg jelas dgn manfaatkan ICT semua bisa mudah, gunakan facebook, hp, blackberry dan sms.. Jadilah reuni kecil,
Saat reuni kecil TP86 bisa datang 15 teman, datang dari penjuru jabodetabek… Menembus kemacetan jakarta di akhir pekan/jumat malam, bahkan ada yg rela ngojek 4 km supaya gak terlambat… Begitu kumpul langsung hahahihihahahihi capek hilang semua.. Saya dan Novi yg memprovokasi malah datang terlambat… Sorry dab!! (Prokem jogja ke luar), mereka rela datang karena gak mau kalah sama saya yg dari Malang saja bisa datang!!

Setelah mereka tahu saya ada lagi tugas workshop di jkt mereka langsung teriak “wah dikerjain wahyu ki,, kon ngancani nang jkt..,” hehehe.. Tapi kan ngerjain dgn tujuan baik.. Dari reuni kecil itu malah ada kesepakatan besar Reuni Akbar TP86 UGM di jogja pada 5 Pebruari 2011.
Sedangkan reuni kecil dengan teman2 SMA di Cibubur serta Gelora Bung Karno Senayan merancang Reuni Perak SMAGO86 tahun 2011 pula.

Apakah reuni kecil hanya sekedar gojeg dan buka cerita/kenangan manis? Tentu saja tidak… Peluang kerjasama antar teman jg terjadi, ada yg bikin bisnis baru, bahkan saya di akhir reuni kecil TP86 UGM kemarin sempat tandatangan MoU dengan perusahaan teman, jadi banyak manfaatnya kan???


Dan kemarin ketika ada tugas ke ponorogo lewat madiun, sambil di jalan saya berburu no hp teman kuliah via BBM, nemu jg kontak di milis, begitu sampai madiun teman tsb kaget juga kok bisa nemu no hp nya?? Hehe hari gini… Internet bisa bantuin utk dpt kontak.. jeng!! Maka janjianlah kami utk ketemu… Hampir 18 thn tidak bertemu. Saat di kampus dulu beda jurusan jadi jarang bahkan mungkin belum pernah ngobrol.. Tapi begitu ketemu seperti sahabat dekat… Cerita bisa bersambung kaya kereta… Jalan seharian malang-madiun-ponorogo hilang capeknya… Yg jelas silaturahmi terus terjalin.. Kemana kaki melangkah di situ reuni terjadi, why not?

 

2 Comments

Filed under akti-vitas, mozaik hidup, reuni

Blended Learning with Web 2.0 Tools

Tanggal sepuluh bulan sepuluh tahun dua ribu sepuh banyak dijadikan orang untuk menyelenggarakan event, pernikahan, bahkan ada yg “memaksa” melahirkan anak tgl 10-10-2010 jam 10.. lebih 10 menit.. 10 detik .. hehehe..

Semua hari baik.. tapi tgl itu menjadikan mudah diingat.. maka MJC mengakhiri 3 tahun berkiprah memakai tgl tsb utk “penutupan” serta mengadakan Seminar Nasional. Mengahdirkan Dr. H. Bambang Triono (Direktur Sragen Technopark, Founder IMEwww.imecommunity.com) dan saya sendiri … hehehe..

spanduk 10-10-10

 

Saya membawakan materi “Blended Learning with Web 2.0 Tools” ini adalah oleh-oleh mengikuti workshop UNESCO “Next Generation Curriculum Development Workshop” sepuluh hari yg lalu (hehe… ada sepuluh-nya juga).

Adapun materi yg sampaikan adalah :

– Skills for the 21st Century

– What is Blended Learning?

– What is Web 2.0?

– Blog

– Wikis

– Moodle

– Web 2.0 tools in the classroom

– Social networking

web 2.0

 

Sekilas seperti ini yg saya sampaikan :

– Skills for the 21st Century

Pentinya membekali anak didik atau anak kita dengan kecakapan abad 21, diantaranya :

  • Creativity and Innovation,
  • Critical Thinking and Problem Solving
  • Communication and Collaboration
  • Social-Networking
  • Social Responsibility, etc etc (silahkan googling 21st Century skills)

 

– What is Blended Learning?

Ada 4 katagori sehubungan dengan konten dan komunikasi: e-resources, online learning, blended learning, comunities of practice

Blended LEarning adalah kombinasi face-to-face dan eLearning

 

– What is Web 2.0?

Web 2.0 menyebabkan tumbuhnya jutaan situs pada 2004-2006, padahal 10 tahun sebelumnya hanya 250 ribuan situs. web 2.0 menyebabkan “hampir semua” orang bisa membuat web dan dengan mudahnya pengunjung web berkomunikasi dgn pemilik web site.

Ada 3 web 2.0 yg sangat besar pertumbuhannya ataupun penggunaanya dalam pembelajaran:

  • Blog
  • Wikis
  • Moodle

 

– Web 2.0 tools in the classroom

Banyak tools di web 2.0 yang bisa digunakan untuk pembelajaran di kelas, yaitu adanya fasilitas : comment & feedback, upload material, komunikasi, kolaborasi, quiz, bahkan database report)

 

– Social networking

Saya mengutip contoh penggunaan web 2.0 untuk pembelajaran di kelas, contoh di Malaysia dan Australia. Dengan facebook sebenarnya seorang guru dapat menggunakannya untuk blended learning, karena facebook punya fasilitas:

create and edit an online professional profile;

connect with educators who have similar interests;

share links, news, photos, ideas, opinions and blogs; and

join or create their own communities of interest to share ideas about education practice, research or issues.

ayo gunakan web 2.0 untuk mendukung pembelajaran di kelas !!!

oh ya.. seminar ini saya persembahkan utk mhs/alumni MJC dan juga untuk putri saya icha yg hari itu milad 10-10-96 ~ 10-10-10 (tahun lalu bikin seminar persis milad istri, sekarang koq ya bareng ultah putri ke-1… wah biar gak iri harus bikin juga pas putri ke-2 saya avi nih.. semoga bisa .. bulan januari nanti)

Presentasi saya bisa didownload di:

http://www.4shared.com/document/–3vMELJ/Blended_Learning_with_Web_2_cl.html

 

 

bareng peserta

 

Leave a comment

Filed under akti-vitas, narasumber

Penutupan Malang Joint Campus jilid 1

Tepat pada tanggal 10-10-2010 dilaksanakan silaturahmi seluruh warga Malang Joint Campus (MJC) di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang. Sebagai tuan rumah hadir Dekan Fakultas Teknik UMM, seluruh Penjab D3TKJ dari 4 provider:Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Malang, VEDC Malang, Dosen, Manajer dan Teknisi/Administrasi serta alumni & mahasiswa MJC baik Batch 1 maupun 2.

Acara ini sekaligus Penutupan MJC Jilid 1, karena mhs batch 1 & 2 sudah dikembalikan ke masing-masing provider, sebagian sudah lulus, meski sebenarnya kerjasama/MoU MJC masih 2 tahun lagi, masih ada kemungkinan untuk keberlanjutan MJC dengan bentuk dan program yang berbeda. MJC digagas oleh Bp. Gatot HP – Kabiro PKLN Depdiknas waktu itu, yang disambut oleh 4 Provider D3-TKJ : UM, UMM, Polinema, VEDC, serta Pemkot Malang.

Ide awalnya adalah memanfaatkan fasilitas/area di Malang timur yang “idle” dimana ada sebuah perumahan yang untuk sementara waktu tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya, sehingga rumah-rumah tersebut “terbengkalai”. Perumahan tersebut di daerah Buring – Cemoro Kandang. Dengan kerjasama 4 provider harapannya bisa “merehab” menjadikan sub-kampus untuk perkuliahan D3-TKJ PJJ. Maka mulai akhir 2006 – awal 2007 disewalah rumah-rumah tsb, kemudian direhab untuk nantinya dijadikan kelas serta studio bagi mhs.Pada Januari 2007 diselenggarakan seleksi mahasiswa MJC batch 1, dengan jumlah mhs diterima 136 org, mereka adalah Guru/Teknisi atapun alumni SLTA yang magang di institusi/sekolah, harapannya mereka bisa menjadi Teknisi Jardiknas di sekolah masing-masing.

Rabu 14 Maret 2007 bertempat di Ruang Rapim 1 Gedung Pusat Politeknik Negeri Malang berlangsung acara Videoconference Peresmian Jardiknas di Bali danPenandatanganan MoU Malang Joint Campus (MJC). Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Walikota Malang Bp. Bambang, Rektor Universitas Negeri Malang, Direktur Politeknik Negeri  Malang, Kepala Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi/VEDC Malang , Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Sekretaris Paguyuban PJJ Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan se-Malang Raya, Penanggungjawab PJJ seluruh Provider, ICT Center se-Malang Raya, Pimpinan Politeknik Negeri Malang, Koordinator dan Mahasiswa MJC

Ini mungkin kerjasama kampus yang unik, dimana 4 provider besinergi dan sharring resources. Meski mhs ini status adalah mhs masing2 provider, tetapi mereka disatukan dalam sebuah kampus, mendapat perkuliahan dari Dosen ke 4 Provider, serta kadang datang langsung untuk praktikum di kampus 4 provider, Jadimhs ini merasakan perkuliahan di 4 kampus, mereka diperjalankan ke Buring serta kampus-kampus di Malang Raya (Kampus UM, UMM, Polinema, VEDC).

 

Acara silaturahmi diawali dengan sambutan-sambutan, serta ucapan syukur dengan selesainya program MJC jilid 1 oleh Dekan Fak Teknik UMM, Koordinator MJC, Penjab Provider, Perwakilan Alumni/mahasiswa MJC Batch 1 serta perwakilan Batch 2

Banyak kesan-pesan disampaikan, diantaranya semoga kerjasama 4 kampus ini terus berlanjut, dengan segala lika-liku suka-duka kuliah di MJC yg berada di gunung Buring (10 Km timur kota Malang, bahkan ada mhs yg harus menempuh 40 Km), heteroginitas mhs baik dari umur 18-40an thn, asal institusi/sekolah magang dari Diknas, SD, SMP,SMK/SMA, ada lulusan baru SLTA bahkan sudah Sarjana. Mhs yg “tua” merasa muda kembali karena bertemu dgn mhs yg sebenarnya baru lulus 1-2 thn dari SLTA. Mhs juga bisa menikmati kuliah di 4 kampus serta kuliah dengan Dosen dari 4 kampus, dll.. dll.. dll. Tentunya ada juga yang bertemu jodoh di kampus MJC pula. Semoga penutupan MJC jilid 1 ini bisa mengambil hikmah, pelajaran dari semua kesan-pesan yang ada, serta mengamalkan apa yang bisa dan sudah diperoleh selama mengikuti program ini.

 

Setelah kesan-pesan yang sangat singkat disampaikan, kemudian seluruh warga MJCberhalal-bihalal untuk saling memaafkan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalam program MJC. Sukses untuk seluruh warga MJC jilid 1 !!!!

Setelah acara selesai, dilanjutkan dengan Seminar Nasional 10-10-10, dengan materi :

  • Pendekatan Pembelajaran berbasis Karakter, oleh Dr. H. Bambang Triono (Direktur Sragen Technopark), Founder IME dan penulis buku “Inspiring Moslem Entrepreneur”
  • Blended Learning with Web 2.0 Tools, oleh Ir. Wahyu Purnomo, MT . Indonesia-German Institute e-Learning Multiplicator

 

 

Leave a comment

Filed under akti-vitas, narasumber

Next Generation Curriculum Development Workshop

Selama 5 hari saya mengikuti Next Generation Curriculum Development Workshop, di Hotel Atlet Century Park – Senayan,  Jakarta,  mulai tanggal 27 September – 1 October 2010.

Workshop ini diselenggarakan oleh UNESCO dalam program ICT in Education, diikuti 22 peserta dari unsur Kemendiknas (PMPTK, Pusat Kurikulum), Pustekkom,  PPPPTK (TK-PLB, IPA, Matematika, BOE), Industri (Intel), Perguruan Tinggi (UNJ, UPI).

Next Gen Curriculum Development Workshop

Pembukaan Next Gen Curriculum Development Workshop

The Curriculum Development Workshop provides guidance to the TEIs to define its own curriculum for ICT-pedagogy integration for pre-service teacher education.  The workshop aims to:

  • Illuminate – the participants by providing the “big” picture on the need to revise/update existing or even develop new curriculum so as to provide 21st century skills to students.
  • Guide the process and provide examples – by providing a “Curriculum Development Framework” with examples from other countries/ universities and templates.
  • Plan activities and actions – which the country/institution will undertake after the workshop.

Sebagai narasumber utama adalah Dr. Feng-chun Miao, ICT in Education Unit, UNESCO Asia and Pacific Regional Bureau for Education. Dr. Miao dibantu oleh Ms. Fatima. Selain itu ada juga sharring program dari Intel Indonesia ( Pak Brimy & Pak Agnito) dan Universitas Islam Nusantara. Adapun materi workshop adalah :

  • Introduction to Intel Teach Program, Getting Started & Essentials Course
  • Vision, Framework and Four Stages of Development in ICT in Education
  • Curriculum Mapping of ICT related courses in Teacher Education
  • Identifying Topics and Scope of New ICT Courses in Teacher Education
  • Developing 21st Century Skills
  • Innovative Methodology – Traditional vs. Project Approach
  • Performance-based learning outcomes: Unit Objectives
  • Unit-based Teaching and Learning Methods: Pedagogical Design
  • Performance-based Assessment: Formative and Summative Assessment Designs
  • Wrap-Up and Work Planning

Selain materi workshop di atas, peserta juga mendapat CD Teacher Training Series dari Unesco:

  • Directory of ICT Resources for Teaching and Learning of Science, Mathematics, and Language.
  • Multimedia Resources
  • Free Software for Educators
  • Web Tools for Educators
  • UNESCO Bangkok E-Learning Series on Information and Communication Technology (ICT) in Education.

Melalui kegiatan ini juga diperoleh manfaat untuk kemungkinan kerjasama antar lembaga dalam pengembangan kurikulum khususnya bidang TIK/ICT bagi Guru.

Semoga setelah workshop ini saya juga dapat mendiseminasikan kepada guru-guru yang lain di tanah air. Website Unesco yang dapat dikunjungi untuk melihat program-program ICT in Education adalah http://www.unescobkk.org/education/ict/ict-in-education-projects/

2 Comments

Filed under workshop