Category Archives: karunia-anak

Happy Birthday Afrina

Happy Birthday Avi…Enjoy your cake
We hope u have lots of fun!
We wish you a wonderful day…. be the best.
January 26 2009
ultah-avi-diary300ultah-avi-diary3b

Advertisements

Leave a comment

Filed under karunia-anak

Serba Bandung di GWK, ada Mushola di Hardy’s Mall

Hari ke-3 di Bali, kami wisata ke beberapa tempat, yaitu: Pantai Nusa Dua, GWK (Garuda Wisnu Kencana), Pantai Kuta, dan ke supermarket cederamata bali : Airlangga.
Pantai Nusa Dua terletak di Nusa Dua, untuk ke sana arahnya selatan Denpasar, dan masuk kawasan hotel-hotel mewah di Nusa Dua, tidak ada tiket masuk khusus, cukup parkir kendaraan dua ribu rp. Pantainya bersih dan tidak ramai, serta ombaknya tenang sehingga tepat untuk berenang. Di sekitar pantai juga ditumbuhi pohon-pohon rindang, sehingga menyejukkan.

avi  - icha - gitan

avi - icha - gitan

Setelah puas mandi-mandi di pantai Nusa Dua, kami menuju GWK Cultural Park, untuk kesana tidak jauh dari Nusa Dua, cukup masuk melalui [read more] Continue reading

Leave a comment

Filed under karunia-anak, liburan

Reuni di Tanah Lot

Liburan di bali kali ini, seperti napak tilas bagi saya dan istri, yah 14 tahun lalu kami ke sini bersama teman2 Lab Hidrogeologi ITB dan kantor konsultan, waktu itu kami “belum jadian” …
Hari ini, kami ke bedugul, di taman botani,

tmn-aquatik

kemudian ke danau di daerah bedugul, serta ke tanah lot.
Turun dari bedugul, kami berencana ke tanah lot, tapi pengin juga ketemu pak Komang Anggayana di Tabanan, diperjalanan saya coba sms Dr. Komang Anggayana, posisi dimana? beliau jawab, “kami menuju tanah lot”, wah pucuk dicinta ulam tiba, segera saya jawab “baik pak kami menuju ke sana”.
Tanah lot ramai sekali, wah pesimis juga bisa ketemu pak Komang n kelg, kami menunggu lama di pura tanah lot dekat pantai, sambil anak-anak main pasir dan air. Sudah jam 17.30 lewat, kami akhirnya berniat ke tempat yg tinggi untuk lihat sunset, ketika kami menuju ke sana ternyata ketemu pak Komang sekelg, juga kang Dadang -driver yg 14 tahun lalu mengantar kami di Bali. Jadi seperti reuni di tanah lot, kami sempat foto bersama.

saya-kang dadang-pak komang- bu lilis- istri -inten- kiki- ica- di depan gitan & avi

saya-kang dadang-pak komang- bu lilis- istri -inten- kiki- ica- di depan gitan & avi

1 Comment

Filed under karunia-anak, mozaik hidup, reuni

Lebih baik kehilangan barang daripada kehilangan anak

“Lebih baik kehilangan barang daripada kehilangan anak”, ya iyalah masa ya iyadong, niru ungkapan anak mudah yg terkena iklan tv.  Demikian diucapkan istri ketika sampai rumah mengetahui beberapa bawaan ketinggalan di Sengkaling, taman wisata di Malang barat, sebelah UMM.

Kami baru saja menemani anak untuk ikut senam masal RA se-Kota Malang di taman wisata sengkaling, mungkin jumlahnya hingga ribuan. Anak-anak TK yg mewakili dari berbagai RA berkumpul disebuah lapangan di Sengkaling. Suasana sebenarnya cukup panas, sayang panitia kurang bijak, senam masal tersebut diawali dengan berbagai sambutan, dan membiarkan anak-anak TK tersebut menunggu, berbaris di tengah lapangan yang panas, sedangkan yg memberi sambutan berada di panggung yang teduh. Mengapa tidak diadakan senam dahulu, kemudian ada sambutan, karena dengan suasana seperti itu, dipastikan anak-anak dan orang tua yang datang tidak mendengarkan sambutan yang bertele-tele.

Setelah sambutan dari berbagai pihak yang mungkin berdurasi 30-45 menit, barulah dimulai senam yang hanya 5-10 menit. Dan begitu selesai, brulll.. seperti tawon terbang, anak-anak bersama guru dan orang tua bergegas meninggalkan lapangan. Istri saya yang sedari tadi mengawasi Avi -kehilangan jejak, nggak tau kemana rombongan anak2 RA 17, karena memang seragam anak-anak sama semua, lengah sedikit maka bisa kehilangan yg diawasi. Istri segera menemui saya yang menunggu di pintu/jembatan keluar dari lapangan, dia nanya melihat Avi dkk nggak, belum kelihatan kata saya, maka paniklah dia, pecahlah tangisannya, saya gak bisa menenangkan. Kami memutuskan kembali ke panggung utama.

Terdengar berbagai info, anak-anak ataupun orang tua yang menunggu anak mereka. Termasuk panggilan ke orang tua Avi -kami berdua, kami melambaikan tangan, MC langsung bilang “nah orang tua Avi datang”. Saya melihat Avi asik saja bermain di dekat panggung, nggak merasa “hilang” dan kepanikan Ibunya. Lega rasanya, anak kami tidak hilang ditengah ribuan orang. ternyata gurunya mengawasi dengan benar anak-anak sekolahnya, dan tidak mengijinkan berpisah sebelum dijemput orang tuanya.

Afrina Hanifah Mufidah

Afrina Hanifah Mufidah

Setelah acara tersebut, Avi minta berenang di taman Pesona Primitif Sengkaling, dan main bom-bom car bersama saya. ampir dhuhur kami pulang setelah main beberapa wahana di sengkaling. Sampai rumah baru ingat beberapa barang ketinggalan disana, istri tenang aja, dia bilang “Lebih baik kehilangan barang daripada kehilangan Avi”……. Lihat foto-fotonya di >>>

1 Comment

Filed under karunia-anak

Wendit Water Park

Wendit Water Park dulu lebih dikenal dengan taman pemandian wendit, meski orang kadang salah menyebut taman pemandian mendit.

Pemandian yang terletak di arah timur kota malang, dan sebenarnya masuk wilayah kabupaten malang, cukup mudah dicapai, hanya kurang lebih 4 km arah timur jl. la adi sucipto atau arah bandara abdulrahman saleh. Dikenal karena hutan yang asri dengan monyet-monyet yang jinak, serta pemandian yang sangat luas.

Wendit Water Park adalah hasil renovasi pemandian wendit, dan ditata lebih apik dan bersih dengan beberapa wahana. Saat ini sudah ada beberapa wahana: kolam arus, kolam renang dewasa, kolam renang anak, kolam spa, kolam perahu. Masih ada wahana besar yang belum dibangun. Juga banyak taman permainan anak. Meski sudah direnovasi namun harga tiket sangat terjangkau yaitu tiket masuk 5250 rupiah, dan untuk anak 2.750,-, mungkin karena masih dikelola pemerintah daerah. Selain itu juga memberdayakan masyarakat sekitar, terlihat karang taruna diajak aktif untuk mengelola water park ini, seperti: parkir, penjaga dan warung. Sehingga harga makanan yang ada hampir sama dengan makanan di luar tempat wisata ini, tentu ini berbeda jika kita ke tempat wisata lain, yang biasanya bisa 2 kali lipat harga di luar.

Hari senin kemarin 18 agustus 2008, saya dan keluarga mengisi liburan hut kemerdekaan RI ke wendit ini. Sebenarnya wendit ini sudah beberapa bulan diresmikan, yaitu mei, namun baru liburan kemarin berkesempatan ke sana.

Ketika masuk ke wendit ini, melalui pintu gerbang berupa candi kepala kera, tidak tampak lagi kera-kera, yang dulunya selalu berkeliaran di halaman ini, anak-anak saya sempat menanyakan, apakah ini gara-gara renovasi?

Kami langsung ke kolam renang anak

2 Comments

Filed under karunia-anak, liburan

UAN Tanpa Beban

IchaSejak hari Selasa 13 Mei 2008, anak saya yang besar -Icha mengikuti UAN SD, dilanjutkan UA Sekolah. Ada 3 pelajaran yg diujikan secara Nasional, yaitu : Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia.  Sebagai orang tua, tentu ikut menyiapkan, agar Icha bisa betul-betul siap. Selain bimbingan test di GO pada 6 bulan terakhir menjelang UAN, juga istri saya mencarikan soal-soal UAN sebelumnya. Bimbingan test memang memilih 6 bulan terakhir, karena waktu sebelumnya bisa belajar intensif di rumah saja.

Dua-tiga hari ini pun, istri saya bolak balik ke toko buku, berburu latihan soal. Saya juga mencoba searching, cuma dapat beberapa alamat, meski tidak terlalu up to date, seperti : http://soalsoal.freeweb7.com/soal/?m=200706 , http://soalsoal.wordpress.com/ , http://soal-unas.blogspot.com/

Persiapan seperti ini, sebenarnya untuk menghilangkan kekhawatiran, ortu mana yang bisa tenang ketika anak UAN. Teman saya sampai cuti kerja, agar bisa mendampingi serta menyiapkan segala sesuatu agar anaknya bisa ikut UAN dengan tenang. Kalau saya tidak sampai cuti, tapi saya memberi perhatian dengan antar serta jemput anak saya, jadi saya minta ijin, setiap jam 10.00 keluar kantor untuk jemput anak.

Dengan persiapan-persiapan seperti itu, alhamdulillah anak saya juga bisa mengikuti UAN tanpa beban. Faktor psikologis sangat penting ketika UAN, karena banyak berita, anak yang stress ketika menghadapi UAN, bahkan ada anak yang biasa ikut lomba Olimpiade matematika dsb, stress ketika UAN. Menghadapi UAN tanpa beban, bukan berarti cuek, tetapi bahwa UAN adalah ujian seperti biasanya, dan harus dihadapi dengan sebaik-baiknya.

Alhamdulillah, hari ini anak saya selesai UAN & UA sekolah, semoga hasilnya memuaskan. Sekarang tinggal menunggu hasil UAN & UA sekolah beberapa hari mendatang.

Leave a comment

Filed under karunia-anak

Kembali dari RS Lavalette

Alhamdulillah, kemarin sore anak saya yg kecil -si Avi, boleh pulang dari RS Lavalette, setelah sejak Senin malam harus opname di RS. Siang kemarin Dokter bilang, avi sudah sehat, sudah boleh dirawat di rumah, masih harus jaga makanan dan obat haru dihabiskan, kemudian kontrol kembali.

Awalnya, sebenarnya panas flu biasa, tapi mungkin ini yang sering saya sebagai ortu menganggap panas biasa, padahal kita harus waspada dengan keadaan sekitar, karena saat anak panas, ketahanan tubuh anak berkurang, virus lain bisa masuk dan menyerang. Saya ingat, 10 harian yg lalu, waktu itu pulang dari masjid, agak gerimis, kami tidak menggunakan payung… dan biasa… anak2 malah senang.. berlari-lari.. hujan-hujanan. Esoknya, Avi panas… kemudian batuk, dicoba obat batuk anak2… panas agak reda tapi batuk masih sampai 2 hari…, kemudian ke Poliklinik, dokter bilang.. radang tenggorokan, dikasih obat dan antibiotik. Karena obat rasanya pahit.. gak mau diminum.. jadi kembali ke obat batuk anak biasa… sampai besoknya..baru mau minum obat dari dokter setelah dirayu dikasih madu, sehari minum obat.. kondisi batuk membaik…., hari berikutnya masih istirahat… panas dan batuk berkurang.. tapi belum aktif.

Hari senin malam, saya harus tugas keluar kota, sebenarnya berat juga ninggalin anak… meskipun sudah agak pulih tapi terlihat belum aktif, sepertinya masih lemas. Saya coba belikan mainan supaya istirahat total. Tapi Karena 4 hari dirumah, dia pengin masuk sekolah… ternyata di sekolah cuma tiduran di meja…. tidak bersemangat.. sepertinya masih lemas… oleh guru disuruh istirahat kembali. Ketika saya dengar seperti itu, saya bilang lebih baik istirahat saja, dan kalau kondisi memburuk segera ke dokter lagi, tapi avi gak mau…, kondisi sudah tidak begitu panas, tapi terlihat loyo.. dan telapak tangan serta kaki dingin sekali.

Hari sabtu, saya sudah tiba di rumah, avi kelihatan ceria.. dia masuk sekolah…., ditungguin sama ibunya.. tapi masih belum aktif.. gampang cape. Ketika di rumah, .. kondisi memang kelihatan sehat.. cuma tangan dan kaki kadang-kadang dingin. Hari minggu sore, sempat jalan keluar, karena memang saya rayu, kalau sore ini jalan, besok harus mau ke dokter, dan dia mau. Senin pagi2, saya ajak anak ke dr. Budi, dr spesialis anak di wijayakusuma. Ketika diperiksa, dan diceritakan keluhannya, dr. Budi bilang, harus periksa darah, biar lebih jelas, dia juga bilang belum ngasih resep/obat karena nunggu hasil periksa darah ambil darah. sorenya diminta menemui kembali di tempat praktek sore -di RS Lavalette.

Yg membuat kagum pada anak saya, dengan berani dan ceria diambil darah, mungkin karena biasa saat di TK, gak ditemenin ibunya saat diimunisasi/disuntik. Yang ngambil darah juga senang, karena gak rewel. Dari wijayakusuma, langsung mendaftar di Lavalette untuk mandaftar biar sore cepat.

Sore hari, jam 16.30 kami bersama anak kembali ke dokter, saya heran juga avi gak mogok, ambil periksa darah terus ke Poli RS Lavalette. Anak saya tetap ceria, tidak kelihatan sakit, ketika giliran periksa, maka pertama hasil periksa darah dibaca dokter, dr. Budi bilang, positif tifus dan ada positif dengue, jadi ada demam berdarahnya. Jadi benar hasil penelusuran di internet, salah satu tanda db adalah telapak tangan dan kaki dingin, setelah beberapa hari demam. Sore itu juga, anak saya masuk ke RS Lavalette, kebetulan tahun 2005 pernah juga opname disini, jadi biar familier dan anak saya lebih berani…., benar juga, avi gak rewel ketika diberitahu harus nginep di RS, dia juga nurut ketika harus diinfus. ceria meski diinfusHari-hari berikutnya, harus ikut semua aturan RS, istirahat dan makan yg halus2… ini yg membuat avi kesel.. karena makanan yg disuka cuma : tahu, telur, mie…. kalau diluar itu … gak disentuh…. untungnya disetiap menu ada yg disuka.. jadi masih ada yg masuk… dan hari ke-4 sudah ada perkembangan membaik. Sehingga esoknya ketika diperiksa, boleh pulang…. Alhamdulillah.

Leave a comment

Filed under karunia-anak