Category Archives: seminar

Konggres Pertama Asosiasi Pengembang Teknologi Pembelajaran Indonesia

Selama 3 hari saya mengikuti event bersejarah bagi perkembangan jabatan fungsional PTP di Indonesia di Simposium Regional PTP 29-31 Maret 2017.

20170330_191659-1280x720-picsay.jpg

Bersama  Aritta & Trina rekan PTP dari PPPPTK IPA Bandung

Bertempat di Hotel Peninsula Jakarta telah berlangsung pula Konggres Pertama Asosiasi Pengembang Teknologi Pembelajaran Indonesia (APTPI). Kegiatan ini dilaksanakan disela-sela Simposium Regional PTP yang diselenggarakan oleh Pustekkom Kemdikbud. Acara yang dihadiri lebih dari 180 peserta, utamanya PTP dan calon PTP se-Indonesia, Dosen, praktisi dll.
Konggres Pertama APTPI membahas:
– Anggaran Dasar APTPI Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under PTP, seminar

Vlog Profil PTP

Vlog Profil PTP untuk Simposium PTP 2017

Leave a comment

Filed under akti-vitas, seminar

Mengisi Kuliah Umum Media Pembelajaran di FKIP Unisma

Untuk kesekian kalinya saya diminta sharring teknologi pembelajaran di Unisma, kali ini pada acara “Kuliah Umum Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT pada Kurikulum 2013” yang diselenggarakan oleh LGM FKIP Universitas Islam Malang pada tanggal 11 Januari 2014.

Acara ini merupakan dalam rangkaian Gebyar Dies Natalies FKIP Unisma, sehingga acara diawali dengan berbagai acara pembuka dan informasi. Ternyata peserta tidak hanya mahasiswa S1 dan Pasca Sarjana dari Unisma, tetapi juga dari kampus FKIP sekitar malang, seperti UM dan IKIP Budi Utomo.

Topik utama adalah media pembelajaran berbasis ICT, diawali oleh Dr. Sri Wahyuni, M.Pd (Dosen FKIP Unisma) menyampaikan “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT pada Kurikulum 2013”. Kemudian saya menyampaikan “Pengembangan Mobile Learning dengan eXeLearning dan PhoneGap” Berikut ini presentasinya :

Berikutnya Dr. Sulistyani, menyampaikan hasil penelitian “Matematika Mobile Learning” yang berbasis Java.

Setelah selesai pemaparan, satu jam terakhir diisi dengan praktek langsung, yaitu pengenalan eXeLearning yang digunakan untuk membuat konten pembelajaran berbasis web oleh Dr. Sri Wahyuni, M.Pd, kemudian saya mendemokan pendaftaran di GitHub.com dan PhoneGap.Com, serta demo build hybrid App di Phone Gap build, dan contoh tampilan hasil di emulator Android.

2 Comments

Filed under narasumber, seminar, workshop

Pagelaran IMAC 2011

Alhamdulillah, kemarin 9 November 2011 telah digelar acara Indonesia Mobile Application Contest 2011 dan Workshop Mobile Application berbasis Android.
Acara ini menyemarakan Rakornas APTIKOM yang akan digelar mulai 10 s/d 12 November 2011 di Klub Bunga – Kota Batu.
Acara lomba aplikasi mobile IMAC 2011 diikuti oleh pelajar dan mahasiswa. Untuk pelajar hanya berasal dari SMK di Jawa Timur, sedangkan untuk mahasiswa diikuti dari mahasiswa dari Bandung, Jakarta dan Kota Malang. Mepetnya waktu penyelenggaraan mungkin yg mnyebabkan belum banyaknya daerah yang mengikuti.
Workshop Mobile Application berbasis Android diikuti oleh 117 peserta dan 40-an mahasiswa JP VEDC Malang. Peserta berasal dari berbagai kota, mereka Dosen, Guru, Mahasiswa, Siswa dan juga praktisi industri yang tentunya haus akan wawasan teknologi baru yang sedang trend : Android.
Susunan acara workshop sendiri adalah sebagai berikut.
08.00 – 08.30 : Pembukaan
Sambutan :
a. Ketua Panitia : Ir. Wahyu purnomo, MT
b. Kepala VEDC Malang H. Suwarno, MM (sekaligus membuka acara)

08.30 – 10.00 : Sessi 1 : pengantar Android
Narasumber: Sajarwo Anggai (Programmer dari SEAMOLEC – Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Moderator : Rafie Pawellangi, MPd (Kadep TI)
Betty Dewi P, MT (Ketua STTAR)
10.00 – 10.30 : presentasi Indosat /Joint Program VEDC Malang
10.30 – 11.30 : Sessi 2 : persiapan instalasi software Android
11.30 – 12.30 : ISHOMA
12.30 – 13.00 : Bedah majalah InfoLinux : Ir. Wahyu Purnomo, MT
13.00 – 15.00 : Sessi 3 : Programming
15.00 – 15.15 : Penutupan

Saat melaporkan acara ini saya sempat menyampaikan bahwa 4 tahun lalu di tempat ini, sekaligus mencoba gedung timur VEDC Malang digelar Lomba Game Teknologi/Edukasi, dan juga mengenalkan programming Java melalui kurikulum JENI. Artinya kita tetap konsen untuk mengenalkan teknologi baru yang sedang trend.

Kepala PPPPTK/VEDC Malang menyambut baik acara ini dan berpesan agar IMAC menjadi agenda tahunan dan VEDC siap support untuk pendanaannya. Semoga….

Pelaksanaan lomba/IMCA dilakukan di ruang tersendiri, dengan Juri perwakilan Aptikom, STTAR dan VEDC Malang.

Alhamdulillah seluruh acara berjalan lancar. Saat workshop peserta yang membawa notebook dapat langsung mempraktekan apa yg disampaikan narasumber, mulai instalasi, belajar pemograman awal hingga mencoba project yg sudah disedikan narasumber.

Peserta juga antusias dengan mengajukan banyak pertanyaan seputar Android dan pemrogramannya.
Di sela-sela workshop saya sempat menyampaikan tentang majalah InfoLINUX yang diterima oleh peserta workshop, yaitu edisi Juli atau Agustus 2011, dimana mulai edisi Juli 2011 majalah InfoLINUX memiliki rubrik baru yaitu Pemrograman Android, tentu ini pas dengan tema workshop Android kali ini.

Acara selesai jam 15.15 dengan pembacaan nominasi pemenang IMAC 2011 dan pembagian sertifikat workshop. Sedangkan pengumuman pemenang serta penyerahan tropi dan hadiah dilaksanakan hari Jumat jam 19.00 di acara Rakornas APTIKOM di Klub Bunga – Batu. Selamat kepada pemenang dan semoga menyemangati dan menginspirasi yang lainnya.

Terima kasih kepada seluruh pendukung acara ini APTIKOM, JP VEDC Malang – STTAR, VEDC Malang, SEAMOLEC, InfoLINUX, LPT Nurul Fikri, Indosat, BEM dan tentunya kepada Narasumber serta seluruh panitia yg telah bekerja keras menyiapkan acara ini, serta seluruh peserta yang sudah hadir dan menyemarakan IMAC 2011.
Tentunya masih banyak kekurangan dalam penyelenggarannya, apalagi waktu yang singkat…hanya kurang 2 minggu persiapannya. Semoga bisa menjadi Agenda tahunan dan disiapkan lebih baik lagi.

Saya berharap peserta workshop puas : mendapat wawasan dan materi Andoid, juga oleh-oleh Majalah InfoLINUX + DVD, dan juga DVD Materi plus ebook, contoh project dan software untuk pemrograman Android (total 4 GB) dan juga sertifikat dari SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center)

Bagi yang belum bisa hadir dan menginginkan materi DVD, akan disiapkan paket: Buku Pemrograman Android plus DVD Workshop tsb, infonya ada di http://imac.sttar.ac.id

Sampai jumpa di IMAC 2012.
….dan tunggu cerita di balik layar IMAC 2012 ^_^

Leave a comment

Filed under moderator, narasumber, seminar

Seminar di awal 2011

Hari Minggu 2 Januari 2011 saya mengisi seminar pertama di tahun 2011 ini. seminar bertempat di SMAN 1 Malang yang diselenggarakan oleh Smart Community Institute.

Sebagai pembicara pertama, saya datang 15 menit sebelum acara, ketika saya masuk Aula, terlihat kursi memenuhi Aula, belum banyak yg datang, saya sempat berpikir banyak sekali kursi yg disiapkan panitia, penuh dari depan sampai belakang, apa nanti dipenuhi oleh peserta ya?

Pukul 08.10 WIB acara dimulai, sudah mulai banyak peserta yang datang, dan seiring berjalannya waktu ruang Aula tersebut penuh, menurut panitia 1000 guru hadir .., seperti foto berikut ini:

Materi yang diminta panitia untuk saya sampaikan adalah Desain Pembelajaran dengan Media Teknologi Informasi  dan Komunikasi, dimana juga saya demokan “Memanfaatkan media mengajar dari Internet”

Makalah saya berformat PDF (4,3 MB) dapat diunduh di

http://www.4shared.com/document/B9usKJvY/desain_pembelajaran_dengan_med.html

sedang berformat PPT (10 MB) dapat diunduh di

http://www.4shared.com/document/CiAGTaPe/desain_pembelajaran_dengan_med.html

Cukup banyak pertanyaan dari peserta, diantaranya :

  • Sebagai guru agama, saat menjelaskan ttg alam barzah, muridnya menyela “Apa Bapak pernah ke sana??” bikin kecut juga ya mendapat pertanyaan seperti itu, Apa TIK bisa menjawab pertanyaan spt itu?
  • Apakah bisa menkonfersi format file medi FLV ke MP4 atau 3GP dan sebaliknya?
  • Mohon didemokan cara install Add-Ons di Mozilla Firefox
  • Bagaimana mengatasi keterbatasan spek komputer ketika software (khususnya Mozilla) versi terbaru 3 ke atas memerlukan spek tinggi

Selanjutnya Bp. Suparto dari UMM menyampaikan materi tentang Fun Learning, utama mengulas karakteristik Generasi Digital/Y sebagai siswa saat ini. Pemateri berikutnya adalah Bapak Lukman, tentang pentingnya pendidikan karakter. Dengan mengawali sebuah pertanyaan “Ketika Internet sudah dikuasai, Wifi tersedia di sekolah, apakah sudah cukup? apakah tidak ada dampak negatif? jika ada.. apa yg diperlukan utk mencegah hal itu? salah satunya adalah : Pendidikan Karakter!!

Yang menarik mengisi seminar saat ini adalah ada peserta yg langsung posting di facebook saya http://www.facebook.com/wahyupur, juga saya selalu mendapat pertanyaan lanjutan dari guru melalui message via facebook salah satunya:

Pak saya peserta seminar di SMAN I malang tgl 2 jan. Setelah saya praktekkan kok enggak bisa, pada hal saya cari gambar animasi, tolong dibantu .

saya coba jawab sbb:

cari format flash pak? kata kucinya apa pak?

misalnya cari animasi siklus hidrologi

ketikkan di google
siklus hidrologi filetype:swf

klik link yg ada tulisan [FLASH] didepannya, lihat gambar di atas, jika tidak ada keterangan [FLASH] maka itu adalah halaman html,
ini hasil pencarian saya

http://www.google.co.id/search?q=siklus+hidrologi+filetype%3Aswf&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&client=firefox-a

misalnya saya klik yg berikut:
http://elcom.umy.ac.id/elschool/muallimin_muhammadiyah/file.php/1/materi/Geografi/DINAMIKA%20PERUBAHAN%20HIDROSFER%20%28BANJIR%29.swf

maka akan diperoleh file format flash atau swf
Tapi jangan lupa Mozilla Firefox ada plugin flash player

Demikianlah seminar yg diselenggarakan dikala orang masih menikmati libur… tapi sudah diisi dengan aktifitas yang membuat masyarakat pendidikan belajar…

2 Comments

Filed under narasumber, seminar

Belajar Sambil Bermain dengan GCompris

GCompris adalah salah satu software yang disertakan dalam CD Seminar Kit – Seminar Nasional Fun Science 27 Agustus 2010 yang lalu. Software Edukasi yang open source ini menjadi pilihan karena software edugames ini  memiliki permainan sains sesuai topik seminar ini : Fun Science .  Installer software ini besarnya 135 MB untuk versi MS Win, dan pastinya ada juga versi Linux baik untuk Ubuntu ataupun yang lainnya. Software Edukasi ini sesuai untuk usia dini hingga sekolah dasar. Mudah digunakan dan menyenangkan untuk anak Indonesia karena tersedia teks dan suara dalam bahasa Indonesia. Cara instalasi dan konfigurasinya juga mudah. Saat seminar software ini sempat saya demokan. Berikut ini tulisan pak Rusmanto di Majalah InfoLINUX.

GCompris (http://gcompris.net) adalah program permainan untuk pendidikan anak dengan berbagai kegiatan belajar sambil bermain. Ada lebih dari 100 kegiatan, mulai dari mengenal komputer, matematika, ilmu pengetahuan alam (sains), geografi, membaca dan menulis, menggambar, dll. Targetnya untuk anak-anak usia 2 hingga 10 tahun. Bentuk GCompris seperti permainan papan yang interaktif, dengan gambar bergerak dan suara. Pembuatan GCompris memanfaatkan beberapa program lain, misalnya tuxpaint untuk belajar menggambar, gnucap untuk belajar rangkaian listrik, dan gnuchess untuk belajar olah raga catur.
GCompris dibuat dengan tujuan menjadi software pendidikan atau edutainment yang bebas di-copy, digunakan, dimodifikasi atau dikembangkan, dan disebarluaskan, karena GCompris berlisensi GPL (GNU General Public License) atau free software. Konsep program ini adalah kemudahan untuk di gunakan oleh anak-anak dengan berbagai tingakat usia dan pendidikan. Cukup dengan klik gambar akan membawa anak ke kegiatan atau menu dari kumpulan kegiatan.

1.Menjalankan GCompris Ada dua program yang berhubungan dengan GCompris, yakni program administrasi kelas GCompris dan program GCompris itu sendiri. “Workshop” ini hanya membahas cara menjalankan GCompris dan mengkonfigurasi tampilan serta pilihan bahasa untuk teks dan suara. GCompris telah tersedia dalam CD Edubuntu Add-On yang disertakan pada DVD InfoLINUX 08/2009 dalam bentuk file ISO. Anda dapat membakar file ISO itu ke CD lalu menambahkannya melalui program Synaptic Package Manager, atau dengan cara yang dijelaskan pada artikel lain dalam edisi ini. Pilih paket GCompris dan paket-paket yang terkait, termasuk gcompris-sound-id jika ingin menggunakan suara dalam bahasa Indonesia. Setelah GCompris terinstal pada distro Ubuntu 9.04 atau turunannya, Anda dapat menjalankan melalui menu Applications/Educations/Educational suite GCompris. Jika tidak ada respon, kemungkinan ada paket penting yang belum terinstal, misalnya python-numeric. Gunakan Synpatic atau jalankan perintah di program terminal: “sudo apt-get install python-numeric”. Lalu jalankan ulang GCompris. 2. Mengkonfigurasi dan Memainkan GCompris. Jika saat menginstal Ubuntu belum memilih bahasa Indonesia, GCompris pertama dijalankan menggunakan bahasa Inggris dengan terampil berukuran 800×600 dan tidak layar penuh (fullscreen). Untuk mengubah konfigurasi itu, klik gambar perkakas (obeng dan tang) di layar bawah nomor 3 dari kiri. Dalam menu konfigurasi paling atas tertulis nama bahasa. Klik panah kanan atau kiri untuk menemukan pilihan Indonesia. Jika pada pilihan Indonesia terdapat tanda silang, artinya komputer belum diset menggunakan bahasa Indonesia atau paket gcompris-sound-id belum terinstal. Cara menginstal paket itu dapat menggunakan Synaptic atau menjalankan perintah “sudo apt-get install gcompris-sound-id di terminal. Catatan: Menu bahasa GCompris tidak akan mengubah teks jika Anda tidak mengubah bahasa yang digunakan dekstop Linux. Ada beberapa langkah untuk menginstal dan memilih bahasa dari English (United States) ke Indonesia. Untuk mengatur sistem dekstop Linux agar menggunakan bahasa Indonesia, klik System/Administration/Language support.Klik install/Remove Language, maka akan ada tawaran menginstal beberapa paket. Pastikan Anda terhubung ke Internet atau telah Ubuntu dikonfigurasi menggunakan repository dari CD/DVD. Ikuti langkah selanjutnya untuk menambahkan dukungan bahasa Indonesia. Setelah semua paket bahasa Indonesia terinstal, ubah bahasa dengan memilih bahasa Indonesia.Pengubahan bahasa akan mempengaruhi perubahan nama menu dan folder jika Anda menyetujuinya. Jika tidak setuju, berarti mempertahankan nama-nama folder dalam bahasa Inggris. Untuk melihat hasil pengubahan ini, Anda harus log out dan login kembali. Menu ke dua konfigurasi GCompris adalah untuk mengatur tampilan layar penuh (full screen). Menu ke tiga untuk mengatur ukuran revolusi window, misalnya 800×600 atau 1024×768. Menu keempat untuk mengaktifkan musik latar belakang, kelima untuk efek suara, keenam untuk mengatur waktu (timer), dan ketujuh untuk mengubah skin atau pilihan warna dan gambar ikon. Klik OK untuk kembali ke menu utama. Sekarang Anda dapat mencoba memainkan GCompris. Setiap jawaban yang benar akan di tandai dengan gambar berbentuk wajah tersenyum (bibir melengkung menghadap ke atas) dan suara yang menunjukkan pujian, seperti “hebat!”. Jika jawaban salah, akan di tandai dengan wajah sedih, (bibir melengkung menghadap ke bawah) dan suara yang menunjukkan kekecewaan, seperti “Ya, salah.” 3.Jenis Kegiatan Belajar dalam GCompris Setiap kegiatan memiliki tingkatan berdasarkan usia anak, yang ditandai dengan gambar bintang di sebelah gambar/icon kegiatan.

Satu bintang (berwarna kuning) berarti untuk anak usia 2 hingga 4 tahun, 2 bintang (kuning dan hijau) untuk usia 5 hingga 6 tahun, dan 3 bintang (kuning, hijau dan merah) untuk usia 7 hingga 10 tahun. Ikon yang tidak diberi bintang, artinya subkelompok yang berisi kumpulan dari beberapa kegiatan.
Secara garis besar, ada delapan kelompok kegiatan atau menu utama GCompris. Berikut ini penjelasan masing-masing menu utama yang di tandai dengan gambar binatang dan jenis kegiatannya, mulai dari gambar paling atas:
Huruf ABC: kelompok kegiatan membaca, mulai dari mengenal huruf, kata, dan menyusun kalimat dalam bahasa Indonesia atau bahasa yang Anda pilih, misalnya Inggris.
Tiga Roda: kelompok kegiatan mengenal lingkungan, yang meliputi pengenalan benda-benda, kota-kota di dunia, waktu, warna, suara (latihan musik),dll.
Enam koin hitam dan putih: kelompok kegiatan permainan dan olahraga otak yang berbasis papan, misalnya bermain catur dengan program gnuchess, congklak,dll.
Dua gambar puzzles: kelompok kegiatan aneka ragam teka teki, seperti memindahkan dan menyusun gambar,dll.
Sebuah bola: kelompok kegiatan menggambar dengan program tuxpaint, bermain bola,dll.
Keyboard dan Mouse: kelompok kegiatan menggunakan komputer dengan keyboard dan mouse.
Angka 123: kelompok kegiatan matematika, seperti berhitung atau aljabar, geometri,dll.
Tabung kimia: kelompok kegiatan ilmu pengetahuan alam, misalnya latihan terjun dengan memperkirakan kecepatan angin dan ketinggian, rangkaian listrik,dll.
Sebagian besar kegiatan juga memiliki tingkat kesulitan, yang ditandai dengan jumlah titik pada gambar dadu (kotak kecil) di bagian bawah. Misalnya pada kegiatan permainan tentang waktu dan jam tangan yang ada dalam kelompok kegiatan mengenal lingkungan (gambar tiga roda) subkelompok pertama. GCompris meminta anak untuk mengatur jam tangan agar menunjukkan pukul tertentu. Ketika tingkat kesulitan bertambah, informasi yang ada di jam semakin sedikit.
Selamat mencoba. Have fun science!!

4 Comments

Filed under seminar, tips-n-trik

Dua Seminar di Bulan Ramadhan

Awalnya rencana menyelenggarakan seminar di bulan Ramadhan dipertanyakan oleh beberapa teman. Apa nanti ada pesertanya? Apa ada yg mau datang saat puasa, biasanya kan kalau puasa orang mengurangi aktifitas, orang mengurangi melakukan perjalanan, lebih baik di rumah, istirahat atau malah lebih baik tidur. Bukankan tidur di saat puasa juga dapat pahala? Meski sebenarnya kalau mau positif: tidur saja dapat pahala, apalagi kalau beraktifitas positif tentu lebih berlipat.

Seminar biasanya kan serius, peserta harus konsentrasi, apa iya ada peserta yang mau datang??

Melihat ini sebenarnya tantangan, mengapa tidak dicoba? Maka pertama yang saya lakukan ketika merancang seminar ini adalah, menghubungi pembicara, karena sebagian besar pembicara ini dari luar kota, kira-kira mau datang tidak ya?? Ternyata mendapat tanggapan positif mereka siap datang !! Bagus ….

Kemudian saya sampaikan ke teman-teman yang akan menjadi panitia, siap tidak? Ternyata mereka siap, bahkan ada teman yg bilang “wah asik gak perlu menyediakan konsumsi..” Lho siapa bilang?????, seminar ini dilaksanakan habis dhuhur hingga menjelang maghrib, jadi tetap menyediakan tajil dan buka puasa !! Sebenarnya ini bagus juga, bisa dikatakan ngabuburit.. nunggu buka puasa sambil seminar, sharring dan menambah ilmu!!

Setelah itu langkah selanjutnya adalah menentuan tempat penyelenggaraan. Kalau pembicara siap, panitia siap, tempat siap, maka sebenarnya 50 % persiapan seminar sudah tercapai!!

Akhirnya dua seminar siap dipublikasikan, yaitu :

  1. Seminar Nasional “Java Technology untuk Pembelajaran Inovatif” tanggal 26 Agustus 2010 bertempat di VEDC Malang, dengan organiser : VEDC Malang
  2. Seminar Nasional “Pembelajaran Sains yang menyenangkan (Fun Science)” tanggal 27 Agustus 2010 bertempat di Perpustakaan Kota Malang, dengan organiser : Malang Joint Campus

Ini lagi yang ditanyakan teman2, kok waktunya hampir berbarengan?? Berarti berebut peserta dong?? Kedua seminar ini memiliki target peserta yang berbeda, Seminar Java targetnya adalah : Dosen, Mahasiswa, Guru SMK/SMA yang lebih ke Tek. Informatika. Sedangkan seminar Fun Science targetnya adalah Guru Pendidikan Dasar: SD/MI/SMP, mahasiswa di bidang pendidikan ataupun orang tua untuk parenting guide putra/inya.

Pada seminar java technology saya tidak menjadi pembicara, saya hanya mengkoordir persiapan dan penyelenggaraan seminar, kalaupun harus “turun” cukup jadi “cadangan” pembicara atau moderator. Seminar ini disiapkan dengan dua kali rapat koordinasi, karena organizer dan tempatnya di VEDC relatif “aman”, yang penting manajemen mendukung maka tinggal jalan, apalagi ada sponsorship dari Sun Microsystem. Cuma tantangannya ketika menjelang seminar saya juga ikut workshop 3 hari di kota Batu, jadi benar-benar membagi waktu dan menyempatkan bolak-balik Malang-Batu.

Pada seminar fun science, selain menjadi ketua panitia, juga jadi pembicara, lho kok diborong? Soalnya tidak ada sponsorship finansial, apalagi tiketnya murah-meriah, jadi kalau saya jadi pembicara kan nggak perlu “ngongkosi” hehe.. jadi panitia gak perlu kuatir… tetap harus dengan niat “banyak-banyaklah beramal di bulan Ramadhan” dan Alhamdulillah ada dukungan dari InfoLINUX untuk majalah serta free-workshop bagi peserta seminar dari JP VEDC melalui STTAR. Selain tantangan sponsorship, tantangan lain : organiser adalah teman-teman MJC, dimana teman-teman ini sudah bekerja dan punya aktifitas ditempat yang berbeda-beda, ada yang masih di Buring, sedangkan yg lain di Batu, di Tumpang, di Soekarno Hatta, di Singosari dll, jadi teman2 berada di tempat yang berbeda-beda. Unungnya teman-teman MJC sudah beberapa kali meng=organise seminar, jadi yang penting komunikasi, via fb, sms atau telpon. Persiapannya pun “hanya” dilakukan dua kali rapat koordinasi.

Untuk publikasi kedua seminar ini juga relatif mudah, karena targetnya sudah berbeda dan jelas, maka media yang digunakan cukup : facebook (membuat update status dan membuat event dengan mengundang teman), mailing list, web site, pengiriman brosur menggunakan kurir untuk kota malang (ternyata kurir relatif jauh lebih murah dibanding via pos). Tanpa perlu iklan ke media surat kabar.

Hasilnya?? Alhamdulillah, bisa berjalan lancar, peserta juga sesuai target masing-masing.

Seminar Java Technology, di Bima Hall Lt. 2 VEDC Malang, dengan kapasitas awal 75 orang, harus menambah kursi menjadi 90-an lebih. Peserta datang dari Purwokerto, Purbalingga, Semarang, Jogja, bahkan ada dari Politeknik Banjarmasin. Tentu lebih banyak dari Jawa Timur dan Malang sendiri. Peserta dari jawa tengah umurmnya menggunakan kereta atau bus malam, berangkat malam, sampai malang pagi-nya, kemudian ikut seminar siang-maghrib, pulang kembali malam, pagi sampai kembali, jadi mereka menempuh 2 hari jalan (pp).

Seminar Fun Science, di Aula perpustakaan Umum Kota Malang, dengan kapasitas kursi yang disediakan 100 buah, ternyata harus menambah karena peserta hampir 130 orang. Peserta terbanyak dari Malang Raya (Malang, Kab. Malang dan Batu), ternyata juga datang dari Sragen, Madiun, Lumajang bahkan dari Menado, Bogor, Jakarta (namun yang terakhir ini sebagian memang sudah di Malang sebelumnya, atau sedang ada kegiatan di Malang).

Jadi ternyata Seminar di Bulan Ramadhan tetap banyak didatangi peserta, dari berbagai kota lagi… tentunyanya memang harus topik/materi seminar yang menarik, sehingga menjadi pilihan peserta untuk mengikuti seminar, sambil ngabuburit.. menambah dan sharing ilmu !!!!!

Apalagi untuk Seminar Fun Science, peserta juga mendapat CD berisi : Makalah Seminar, eBook Ramadhan, Software Edu (Gcomprise:EduGames, Stellarium:Planetarium, Marble : sejenis Google Earth, Calestia, Solveelec:electric), Video Sains. Tentang software Edu ini akan saya tulis dikesempatan berikut.

Terima kasih dan selamat untuk pembicara, panitia dan pendukung dua seminar : java technology & fun science.

Leave a comment

Filed under akti-vitas, seminar