Pendidikan Dual System di Joint Program VEDC Malang

2010 February 6
tags:
by wahyupur

Membaca artikel/orasi ilmiah Mas Romi Satriowahono tentang
Gap Akademi dan Industri: Masalah dan Pemecahan sangat menarik, di bagian pendahuluan beliau menulis sebuah analisa beliau :

orientasi tugas para akademisi yang mengajarkan pengetahuan  bukan memproduksi produk atau layanan, membawa efek samping para peneliti dan dosen di universitas relatif lebih berkarakter teoritis. Sebaliknya industri lebih praktis dan pragmatis ke arah how to sell a good product or service, karena dari situlah profit datang. Arah pendidikan di universitas juga lebih luas, lengkap dan komprehensif, meskipun jujur saja tidak dalam. Akademisi bertugas di wilayah pengembangan mental, peningkatan kemampuan konseptual, kecerdasan analisa dan skill teknis dasar dari para mahasiswa. Di sisi lain, industri menuntut pegawai lebih profesional, mahir dan sangat dalam menguasai suatu skill.

Kemudian belian menawarkan empat strategi untuk mengurangi adanya gap tersebut yaitu: memperbaiki kurikulum dan pelaksanaan pendidikan, memperbaiki kualitas penelitian, meng‐encourage sivitas akademika untuk menempuh jalan technopreneurship dan mencoba memasarkan produk penelitian kita dengan bahasa yang mudah ke masyarakat.

Sepertinya apa yang sudah dicapai oleh Joint Program BA Malang dengan sistem pendidikan yang “cukup berbeda” yaitu Dual System, dimana proses pendidikan di VEDC Malang tersebut memadukan perkuliahan di kampus serta kuliah kerja di industri (disebut dengan KKI), dan tidak tanggung-tanggung KKI dilaksanakan pada semester 3,5 dan 7.  Kemudian pendididikan di JP BAM juga berorientasi pada Skill. Ini paling tidak jawaban dari strategi yang pertama.

Dan sebagai bukti dari strategi tsb, alumni JP BAM sangat mudah diterima oleh institusi terkemuka, sebut saja wisudawan tahun 2009 kemarin, ternyata sudah banyak diterima di berbasai institusi terkemuka: PT. OSRAM Indonesia, PT Astra Graphia IT, PT Schneider Indonesia, PT Unilever Indonesia, Nasional Gas Saudi Arabia dll. Dan sampai sekarang permintaan industri terus mengalir ke VEDC Malang.

JP BAM memang selesai di akt 7, namun pada oktober 2009 bertransformasi menjadi Joint Program VEDC Malang, level berubah menjadi S1 dengan tetap Dual System. Semoga ini bisa menjawab strategi ke-2 yang ditawarkan mas Romi, memperbaiki kualitas penelitian!.

Tahun 2010 ini Joint Program VEDC Malang siap menerima mhs baru dengan pendaftaran mulai bulan Maret 2010 dengan konsentrasi : Mekatronika, Teknologi Otomasi dan Teknik Informatika.
Raih Karir Gemilang bersama Joint Program VEDC Malang!!

Diklat DIPA 2010 P4TK BOE/VEDC Malang

2010 February 2
tags:
by wahyupur

Awal Februari 2010 ini P4TK BOE/VEDC Malang mulai menyelenggarakan Diklat yang dibiayai DIPA 2010. Diawali dengan 7 Diklat bagi Guru SMP, SMK bahkan Pengawas SMA maupun SMK, dan masih banyak Diklat hingga bulan Agustus 2010, baik bagi Guru maupun Teknisi/Tenaga Pendidikan untuk jenjang SD/MI hingga SMA/SMK/MA, bahkan untuk Pengawas Sekolah maupun Calon Kepala Sekolah, meski jumlah peserta serta penyebaran daerah yang terbatas.

Nama Diklat, Jadwal Diklat serta Form Usulan Diklat sudah ada di web site P4TK BOE/VEDC Malang yaitu www.vedcmalang.com, karena sempat beberapa kali ada masalah dengan web server sehingga kadang gagal diakses, untuk itu saya coba copy paste di blog ini, nama diklat (ada di bagian bawah dari tulisan ini) serta :

  1. Jadwal Diklat
  2. Form Usulan Diklat

Dalam Diklat DIPA 2010 ini semua biaya diklat, akomodasi dan transport peserta dibiayai oleh DIPA P4TK BOE/VEDC Malang sesuai ketentuan yg berlaku, seperti transport untuk peserta dari P Jawa & Bali menggunakan transport darat, sedangkan di luar P Jawa & Bali menggunakan pesawat kelas ekonomi. Serta syarat lain yg nantinya ada dalam undangan yang dikirim oleh VEDC Malang untuk peserta.

Bagi yang ingin mengusulkan menjadi peserta diklat bisa mengisi/membuat form yang sudah disediakan dan diketahui oleh Kepala Sekolah atau Kepala Dinas Pendidikan. Semua Sekolah baik Negeri maupun Swasta di wilayah NKRI bisa mengusulkan menjadi peserta, tentunya setiap Diklat ada “peruntukannya” dan memang untuk Diklat di P4TK BOE/VEDC Malang masih lebih banyak untuk SMK, karena ini sesuai tupoksi dari VEDC Malang yang lebih ke Bidang Otomotif dan Elektronika.

Berikut ini Nama Diklat DIPA 2010 :

1    Uji Kompetensi bagi Pendidik (12org x 19hr x 2kls x 3 ank)

  • Finishing Papan Gypsum
  • Hidrolik
  • Las SMAW
  • CADD
  • Kerja Mesin
  • Survey dan Pemetaan

read more…

01022010

2010 February 1
tags:
by wahyupur

Tanggal yang unik.. kalau kita perhatikan … hari ini adalah tanggal yang cantik…. 01022010 …the dates just like a mirror.. 0102-2010

Bulan lalu sempat kepikir bikin acara.. workshop atau apalah.. trus backdropnya hanya ditulisi 01022010.. tapi karena kesibukan yg macam-macam: urusan baru yaitu data untuk peserta pelatihan DIPA 2010 VEDC Malang yang masih belum tersentral.., persiapan marketing Joint Program VEDC Malang dimana 2010 ini siap menerima mahasiswa baru.. sekaligus ingin melihat “kesaktian” VEDC di level pendidikan formal…. dua tugas ini cukup menyita waktu..

Alhamdulillah hari ini 01-02-2010 Diklat DIPA VEDC Malang dimulai, dan menurut info prosentase kehadiran peserta cukup tinggi, semoga bulan berikutnya lebih baik lagi. Info Diklat DIPA 2010 ini sebenarnya sudah dipublish di web www.vedcmalang.com, sempat saya lengkapi dengan berbagai info, seperti form usulan peserta, daftar diklat dll. Di tahun 2010 ini Diklat DIPA di VEDC Malang tidak hanya untuk Guru/Tenaga Kependidikan SMK tetapi juga tingkat SD, SMP dan SMA, jadi hampir untuk semua jengang pendidikan.

Hari ini 01-02 2010 Brosur JP VEDC Malang juga naik cetak, diharapkan 2-3 hari lagi siap untuk disebar luaskan. Brosur ini saya coba publish di facebook, dan tag beberapa teman termasuk alumni JP BAM. Sempat juga melihat-lihat profile alumni yang baru wisuda 2009 kemarin, ternyata mereka sudah terserap di berbagai industri terkemuka, seperti Schneider, Coca Cola, Astra Graphia IT, Nasional Gas Saudi Arabia, OSRAM dll. Sepertinya model Dual System telah membuktikan bahwa model pendidikan ini mampu menghantarkan lulusannya lebih cepat terserap di Industri. Model Dual System ini pula yang akan dilanjutkan pada sistem pendidikan di Joint Program VEDC Malang, meskipun levelnya menjadi S1. Semoga bisa memberi nilai tambah dan model sistem pendidikan S1 yang lebih unggul.

Tetralogi Instalasi Web Server

2010 January 14
by wahyupur

Selesai juga menulis 4 postingan tentang Instalasi Web Server di Linux Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, yaitu instalasi :

  • Apache (web server)
  • PHP5
  • MySQL
  • PHPMyAdmin

Tulisan ini ada di blog saya http://wahyupur.blogspot.com yang khusus membahas tentang eLearning, dan memang instalasi tersebut diarahkan untuk menyiapkan aplikasi web untuk LMS, seperti Moodle, Claroline dll yang memang berbasis AMP (Apache, MySQL, PHP).

Tulisannya bisa dibaca di sana, silahkan klik http://wahyupur.blogspot.com/search/label/server

Sekarang saya mau nulis yang lain.. soale pakai judul Tetralogi.. hehehe.. karena teringat Tetralogi Laskar Pelangi-nya Andrea Herata, sebuah novel tetralogi yang memang cukup fenomenal.. dan memang novel yang bagus.. dan dahsyat…!! Saya memiliki ke-empat novel tersebut, dan sering bolak-balik ingin membaca lagi. Bahkan saya sampai mengutip Mozaik 43 dari Novel Edensor (buku ketiga) untuk beberapa postingan di blog ini, yang sekaligus menyemangati ketika membuat Resolusi 2009.

Dan, alhamdulillah, resolusi 2009 yang diantaranya membuat Seminar Nasional di kampung halaman.. alias di Gombong bisa terlaksana, bahkan dua kali, dan bisa dihadiri Narasumber Nasional. meski secara lokasi cukup jauh dari kota propinsi. Alhamdulillah, tahun lalu saya menjadi narasumber di sekitar 12 Seminar Nasional, serta narasumber workshop atau pelatihan di beberapa kota di Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Babel. Semua pelaksanaan seminar & workshop mengesankan, diantaranya bisa bareng dengan tanggal2 istimewa, 8 Pebruari, 8 Agustus, 10 Oktober.

Kalau tempat yang baru adalah di Bangka Belitung, wah pas nih pengin ke Bumi Laskar Pelangi: Belitong, tapi karena waktu mepet jadi hanya di Bangka. Ada juga yang mengesankan karena saat berangkatnya hampir tengah malam, yaitu saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Ponorogo tgl 18 Juli 2009. Diajak oleh tim panitia tengah malam, sampai Ponorogo subuh, siang langsung kembali, meski capek tapi terobati dengan menikmati pemandangan dalam perjalanan yang berliku dari Ponorogo – Trenggalek – Tulungagung – Blitar dan sampai Malang, ditemani sms “smiling yourself?” Ketika sampai Tulungagung juga jadi ingat pernah beberapa hari ngisi pelatihan di ICT Center Tulungagung.

Tulisan ini sekaligus “pecah telor” 2010 untuk blog wordpress saya ini, karena sampai hari ke 14 tahun 2010 ini baru nulis kembali, meski untuk di blogspot sudah 4 tulisan. Dengan beberapa tulisan di blog, jadi pengin membuat buku menjadi salah satu resolusi tahun 2010. Apalagi sebenarnya sekaligus ada kesempatan untuk mengikuti Sayembara Penulisan Nasakah Buku Pengayaan 2010 yang di selenggarakan oleh Pusat Perbukuan Depdiknas. Pengumuman lomba bisa dibaca di sini>> http://www.pusbuk.or.id/node/135, sayangnya waktunya sudah mepet, karena 1 Maret 2010 harus sudah terkirim. Tapi gpp sih, kalaupun kalau gak selesai bisa untuk tahun depan, atau diterbitkan aja.. :-) Ayo nulis lagi…….

Posting Blog via email

2009 December 30
tags:
by wahyupur
Salah satu tools dari blog adalah post by email. Blogspot sudah lama memiliki tools ini, demikian juga untuk wordpress, namun untuk wordpress pada versi sebelumnya cukup berbelit untuk mengaktifkannya.
Dengan munculnya wordpress versi 2.9 maka tools ini lebih mudah untuk mengaktifkannya.
Caranya adalah :
- masuk ke dashboard wordpress kita
- di menu my acccount pilih my blogs
- klik enable pada blog dari wordpress yg kita inginkan
- maka akan tercipta sebuah alamat email “rahasia” dimana alamat email cukup unik dan jangan diberitahukan ke orang lain, karena setiap email yang terkirim ke alamat email tersebut maka akan terposting di blog wordpress kita
- format alamat email kita adalah ***
Setelah itu maka kita bisa posting via email. Seperti postingan ini saya coba kirim via email.

ada beberapa short code untuk memberi setting yaitu dengan memberi tanda [] pada short code berikut (dibawah ini tanda [] saya ganti()) :
* (category x,y,z)
* (excerpt)some excerpt(/excerpt)
* (tags x,y,z)
* (delay +1 hour)
* (comments on | off)
* (status publish | pending | draft)
* (password secret-password)
* (slug some-url-name)
* (title Your post title)
* (end) – everything after this shortcode is ignored (i.e. signatures)
* (nogallery) – disables the auto-gallery and displays all images inline
* (more) – more tag
* (nextpage) – pagination
* (geotag on | off) – override your geotagging privacy defaults to enable or disable the showing of geo information


Malang City Tour

2009 December 13
tags:
by wahyupur

Sabtu pagi kemarin Malang sangat cerah, seperti janji malam sebelumnya saya ingin mengajak teman lama yang datang dari Bogor, untuk keliling kota Malang. Setelah hampir 5 hari dia mengikuti kegiatan diklat yang padat pagi hingga sore, dan malam hari menyelesaikan tugas sambil silaturahmi, maka saatnya untuk melihat-lihat Malang di pagi hari.
Pagi itu saya mengajak jalan sambil mengantar si kecil sekolah, maka kami janjian jam 6.30 dari VEDC Malang di Arjosari. Kebetulan rumah saya hanya 300 meter dari VEDC jadi berangkat dari rumah mampir VEDC, teman saya yaitu kang Chaerul sudah menunggu, selain tempat diklat, VEDC juga menyediakan Guest House bagi peserta pelatihan di sana. Dari VEDC kami menuju SD Muhammadiyah 9 di Jl. R Tumenggung Suryo tempat anak saya bersekolah, maka kami melewati jalan Raden Intan, kemudian sebelum fly over belok kiri lewat jalan Panji Suroso, di perempatan Adi Sucipto saya ceritakan kalau ke arah kiri maka menuju Bandara Abd. Saleh, juga melewati tempat wisata Wendit Water Park, kami terus saja masuk jl. Letjen S Priyo Sudarmo, ada beberapa perempatan dilewati yaitu Jl. Ciliwung dan Jl. Sulfat, kemudian melewati daerah Sanan, pusat kerajinan tempe Sanan, dimana di sini banyak toko oleh-oleh khas malang, mulai dari keripik tempe, keripik buah, sari apel, dodol apel dll. Sampailah di SD Muhammadiyah 9 yang satu lokal dengan Masjid Panglima Sudirman. Kang Chaerul cerita, kalau dulu pernah mengikuti kegiatan Rakor Muhammadiyah dan berkunjung ke sini.

Dari Jl. Tumenggung Suryo, kami melewati bunderan SMP Negeri 5 Malang, salah satu sekolah favorite di Malang, kami terus ke arah selatan melalui jl. Panglima Sudirman, terlihat pagi itu beberapa orang berolah raga di Lapangan Rampal, diperempatan Rampal kami belok kiri, melewati viadeg, kemudian diperempatan belok kiri melalui Jl. Trunojoyo, sampailah di Stasiun Malang atau biasa disebut Stasiun Kota Baru, karena ada stasiun lama di sebelah selatan. Dari depan stasiun kami melewati Jl. Gadjah Mada, menuju bundaran Tugu, disinilah pusat pemerintahan kota Malang, kami berhenti sejenak sambil mengambil beberapa gambar. Disebelah timur adalah Gedung DPRD Kota Malang, kemudian selatan adalah Balai Kota Malang.
Lihat gambar di samping, saat kang Chaerul berpose dilatarbelakangi Balai Kota, kemudian Tugu yang menjadi simbol Kota Malang, juga di sebelah barat adalah Splendid Inn dan Hotel Tugu. Di sebelah utara juga ada beberapa SMA Negeri.
Dari Bundaran Tugu kami melanjutkan melalui Jl. Kahuripan, dimana di sebelah kiri ada pasar bunga dan juga pasar burung, kemudian di kanan ada Taman Bermain SenaPutra. Di perempatan kami belok kiri, masuk Jl. Basuki Rahmat, pusat bisnis Kota Malang, inilah daerah Kayutangan, dimana masih ada beberapa bangunan kuno, termasuk “Restaurant Oen”.

Sampailah kami di Alun-alun pusat Kota Malang, si kang Chaerul bilang, ini bukan alun-alun.. karena alun-alun harusnya ada lapangan luas, ini lebih tepat Taman Kota,.. bener juga sih ini adalah alun-alun yg berubah jadi taman kota. Di sekitar alun-alun ada Masjid Besar Kota Malang, juga Gereja, Kantor pos, dan beberapa pusat pembelanjaan. Kami tidak berehenti, jadi mengitari Jl. Merdeka, kemudian masuk ke Jl. Kauman (daerah perkampuangan keturunan Arab ada di sini), kemudian belok kanan Jl. Kh. Hasyim Ashari, terus sampailah di Jl. Kawi, melewati Malang Olimpic Garden, saya ceritakan kalau di belakangnya adalah Stadion Gajayana.

Ketika sampai bunderan Jl. Besar Ijen, kami terus saja menuju Depot Pecel Kawi.. yah saatnya sarapan pagi khas Malang. Di sini sebenarnya berderet Depot bermacam menu.. salah satu tempat menikmati kuliner khas Malang, seperti Rawon, Bakso, Tahu campur madura dll. Untuk sarapan, maka yg khas adalah pecel. Depot Pecel Kawi sebenarnya menyediakan beberapa menu selain Pecel, yaitu Rawon dan Nasi Bali, tapi karena kemarin sudah mencoba Rawon masakan istri saya, maka kang Charul memilih pecel, untuk minuman juga tersedia menu tradisional dari susu dan madu. “Wah ramai juga ya” kata kang Chaerul. Ya Depot Pecel Kawi buka dari pagi hingga malam hari, dan selalu ramai. Meski demikian, sambil menikmati pecel Kawi, kami masih sempat mengobrol, dan mengenang Warung Dirjo, sebuah Warung yang terkenal dan berada di samping tempat saya dan kang Chaerul sekolah yaitu SMA Negeri Gombong, warung tersebut sering menjadi langganan, dengan menu Sop Buntut dan tempe mendo, makanan khas Gombong, menjadi menu favorite selepas pelajaran olah raga.

Selesai menyantap pecel Kawi, kami melanjutkan “city tour” kami menuju Jl. Besar Ijen, inilah “beverly hills”nya Kota Malang. Teman saya yang saat ini mengelola SMK Pariwisata di Bogor bilang, bahwa ini memang City Tour, yang biasanya ditawarkan kepada wisatawan ketika tiba di sebuah destination, saat dijemput di bandara/stasiun menuju hotel, ditawari apakah mau langsung ke hotel atau keliling melihat-lihat kota dulu. Di jalan besar ijen ada juga Museum Brawijaya dan Perpustakaan Kota Malang. Di jalan ijen pula, biasa diadakan Festival Malang Tempo Doeloe yang terselenggara setiap tahun pada bulan Mei.
Dari Jl. Besar Ijen, kami masuk Jl. Bandung, disini banyak tempat pendidikan, mulai dari MIN dan MTS, kemudian Universitas Negeri Malang (UM), kang Chaerul juga sempat berfoto di depan pintu gerbang UM. Di depan terlihat Matos (Malang Town Square), sebuah mall yang sempat mengundang kontroversi karena berada di daerah pendidikan. Dari UM kami terus ke barat masuk Jl. Veteran, dan berbelok di depan Universitas Brawijaya, saya tawari untuk masuk tapi kang Chaerul minta terus saja, maka lanjut dan belok di Jl. Bogor menuju Jl. Mayjen Panjaitan, ini adalah jalan menuju Batu dan akan melewati Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Mau ke UMM? tanya saya, kalau rute tersebut menjauh maka nggak usah saja, kata kang Chaerul, karena dia juga janji mau ketemu saudara, akhirnya kami berbelok melalui Jl. Soekarno-Hatta, langsung terlihat Politeknik Negeri Malang (Polinema), kami sempat berhenti di sana untuk ambil gambar. Kemudian lanjut terus melewati jalan Borobudur, di sinilah Pasar Blimbing, di ujung sebelah kanan ada Masjid Sabilillah, kami belok kiri masuk Jl. Letjen Suparman, kemudian terus Jl. A. Yani, sampailah di Fly Over, tepat di pertigaan bawah fly over, kalau terus adalah arah Surabaya, kami berbelok ke Jl. Raden Intan, yah sudah hampir sampai kembali ke VEDC Malang, melewati dulu Terminal Bus Arjosari. VEDC Malang terletak tepat di sebelah timur terminal tersebut. Hampir satu setengah jam kami keliling kota Malang, dan jalur yang saya tempuh sudah melewati tempat-tempat utama Kota Malang.

Berikut ini jalur tsb di peta kota malang :

Bentor Gorontalo

2009 November 26
by wahyupur

Alhamdulillah tiba juga di Bandara Djalaluddin – Gorontalo, setelah penerbangan dari Surabaya sempat delay lebih dari 1 jam, sehingga ketika transit di Bandara Hasanudin Makassar pun hampir tidak masuk ke Bandara, keluar pesawat – lapor – dan langsung naik pesawat Sriwijaya menuju Gorontalo. Berangkat dari Surabaya jam 13.30 WIB tiba di Gorontalo jam 17.30 WITA. Suasana sore yang cerah di Bandara Djalaluddin masih sempat melihat panorama pohon kelapa di sekeliling bandara, dan terlihat sepi tidak ada pesawat lain. Penerbangan dari dan ke Gorontalo memang masih terbatas, menurut info hanya ada 3 maskapai yg melayani penerbangan dari dan ke Gorontalo: Sriwijaya, Lion Air dan Batavia.

Saya dijemput teman lama –Pak Arbyn sama-sama mantan Pendamping ICT Depdiknas, sebenarnya dari Bandara menuju kota Gorontalo ada taxi (kurang lebih Rp.50 rb), namun Pak Arbyn yang sempat kontak beberapa hari sebelumnya menawarkan untuk menjemput. Perjalanan menuju Gorontalo melintasi jalan yang cukup lebar, dan suasana pedesaan yang rapi, sebagai Provinsi muda di Sulawesi bagian utara ini Gorontalo dikenal sebagai Kota Agropolitan penghasil kopra. Saya mulai melihat banyak kendaraan khas Gorontalo yaitu Bentor (Becak Motor), meski bentor juga ada di kota lain seperti medan dll, tapi Bentor disini merupakan produk lokal, Becaknya cukup khas dengan jok yang nyaman untuk 2 orang, dilengkapi penutup di bagian depan, kalau bentor di kota lain, sopir ada di samping becak, tetapi Bentor gorontalo ada di belakang, dan sebagai motor adalah motor dalam arti sebenarnya, bukan sepeda dengan mesin tempel, tetapi motor yang “kepala”nya diganti becak.

read more…

Distro eLearning Server sudah bisa diunduh

2009 November 19
by wahyupur

Akhirnya, setelah hampir 2 minggu mencari server yang bisa untuk ditempati Distro ELearning Server, hari ini saya mendapat kabar dari Pak Hans, sudah bisa diunduh di

http://2nd.igialliance.com/iso/elearningserver-vedcnux-beta0111090.02.iso (850 MB)

Terima kasih Pak Hans yang sudah bantu untuk upload di sana, terima kasih kepada IGI Alliance yang telah menyediakan server untuk tempat iso distro ini.

Distro ini sebenarnya packaging dari Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope
yang ditambah paket :
- Apache
- PHP
- MySQL
- PHPMyAdmin
- Moodle (dengan sebuah contoh online course)

Distro ini bisa diinstall ataupun dijalankan LiveDVD (tanpa install, cukup booting dari DVDroom)

settingan awal adalah:
- Moodle http://localhost/moodle
user : admin
password:123456

kalau ingin disetting IP, silahkan edit config.php di /srv/www/moodle
edit http://localhost/moodle menjadi sesuai IP komputer

- PHPMyAdmin

http://localhost/phpmyadmin

User: root
password: 123456

baca juga postingan sebelum ini di sini >>

selamat mencoba

Membuat Distro eLearning Server (Moodle) berbasis Ubuntu (Jaunty Jackalope)

2009 November 3
tags:
by wahyupur

Pada bulan Maret 2009 yang lalu ada ide untuk Membuat Distro eLearning Server (Moodle). Distro adalah sebuah turunan, atau remastering operating sistem umumnya yang open source seperti Linux. Tujuannya adalah agar sekolah dapat dengan mudah menyediakan eLearning Server yang open Source sehingga murah, dan tidak diribetkan dengan proses instalasi eLearning Platform (Moodle). Distro ini harapannya dilengkapi dengan paket web server dengan LMS, juga dibundel dengan beberapa contoh sebuah materi Training Online yang cukup lengkap (ada materi, tugas dan quiz).

Mencoba mencari referensi tentang membuat distro sendiri, browsing di beberapa blog yang banyak membahas tentang Distro. Semua informasi saya simpan, dan saya belum juga mulai mencoba, juga disibukkan dengan beberapa kegiatan. Sampai pada bulan juli Pak Onno W Purbo merilis “schoolonffline” sebuah Distro turunan Ubuntu yang diharapkan Distro ini dapat membantu sekolah dalam menyelenggarakan pelajaran komputer, tanpa perlu adanya internet. Paket yang dibundel juga sangat lengkap. Di milis dikmenjur saya sempat menanyakan apakah ada moodle-nya? Pak Onno bilang ada. Wah ini pas banget, saya sempat memancing dimana ada tulisan pak Onno dimana saya bisa belajar teknik remastering ini, katanya ada di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki.

Awalnya tulisan di wiki tersebut belum banyak, tapi beberapa bulan kemudian saya kembali ke sana, wiki-nya sudah semakin lengkap, bahkan ada beberapa pranala ke 4-5 tulisan, dan terlihat sangat runtut. Wah kayaknya “bekal” untuk mencoba membuat sendiri Distro eLearning Server sudah cukup dan bisa dimulai nih. Maka pada Oktober kemarin saya sudah mulai melakukan beberapa persiapan, mencari PC yang memungkinkan dan bisa mendukung proses remastering ini, iso Ubuntu, beberapa paket server serta sebuah Modul online yang nantinya dibundel di sana.

Hari minggu kemarin dibantu oleh Iwan -mahasiswa Malang Joint Campus, proses remastering ini dilakukan di Buring, kebetulan koneksi internet cukup bagus, apalagi hari minggu tidak ada kelas yang menggunakan internet. Semua proses dilakukan persis dengan tulisan di wiki tentang read more…

Bahan Ajar Berbasis TIK

2009 November 3
tags:
by wahyupur

Materi ini sebenarnya pernah saya sampaikan di beberapa workshop, tapi kali ini saya diminta menjelaskan dari hal yang umum, mulai dari eLearning, eLearning System (LMS), eLearning Content, hingga bahan ajar berbasis web yaitu menggunakan eLearning XHTML Editor.

Workshop kali ini adalah Workshop Pemberdayaan PTK dalam Pengembangan SMK SBI yang diselenggarakan oleh P4TK BOE/VEDC Malang tanggal 29-31 Oktober 2009, diikuti oleh Kepala Sekolah atau Wakil kepala Sekolah SMK baik yang sudah berstatus SMK SBI maupun yang RSBI.

SMK-SMK SBI ini sebagian besar sudah memiliki infrastruktur yang bagus, lab komputer dengan jaringan bahkan koneksi internet, bahkan beberapa SMK menyediakan komputer di setiap ruang kelas, LCD serta LAN dengan jaringan ataupun wireless. Namun seperti biasa koneksi internet yang lambat membuat pemanfaatan infrastruktur TIK yang kurang optimal. Seharusnya bisa dengan mengoptimalkan Intranet, yaitu memperkaya konten pembelajaran di intranet.

Salah satu caranya adalah dengan membuat bahan ajar berbasis web menggunakan eLearning XHTML Editor (eXe), dimana guru dengan mudah membuah bahan ajar berbasis web dengan eXe yang cukup interaktif, kemudian dikumpulkan di server sekolah. eXe sangat mudah digunakan oleh guru, dimana guru tidak perlu pengetahuan khusus tentang web design/HTML sudah bisa membuat bahan ajar berbasis web yang dilengkapi dengan quiz (true-false, multiple choice, short answer), juga berbagai fasilitas yang menarik untuk sebuah bahan ajar. Apalagi eXe bisa didapat gratis di web exelearning serta bersifat open source.

Presentasi saya bisa didownload di sini>>, bagi yang ingin mendapat modul serta diskusi tentang eXe juga bisa ikut di mailing list eXe-id.

Ada usul dari seorang peserta, bagaimana kalau Direktorat PSMK mengadakan lomba konten eLearning khususnya bahan ajar berbasis web, seperti yang biasa diselenggarakan oleh Direktorat PSMA dengan Lomba Bahan Ajar Multimedia bagi guru SMA. Ide yang menarik, kira-kira PSMK tertarik gak ya?